Ujung Genteng

Selasa, 23 November 2010

Air terjun & Pantai Ujung Genteng yang mempesona...

"Dalam setiap diri manusia, tersimpan rasa cinta yang dalam pada keindahan alam yang luar biasa. rasa ini kerap terkalahkan nafsu sesaat yang merusak. mari kembali kealam dan nikmati suguhan yang tiada tara".

Wisata bahari di indonesia terus berkembang dengan pesatnya. beberapa pantai dan laut yang memiliki pesona luar biasa mulai menunjukan taringnya, sebut saja Wakatobi yang disebut-sebut sebagai surga bawah laut, raja ampat dengan pemandangan alamnya yang bisa meluluhkan hati ketika melihatnya, Belitung pulau kecil namun mempunyai keindahan alam yang mempesona. namun bagaimana dengan nasib pariwisata bahari yang telah digembor-gemborkan ? akankan mereka tergantikan begitu saja...

 tempat terpencil dari pelabuhan ratu yaitu ujung genteng yang begitu menawan nan eksotis banyak pariwisata yang bisa kalian lihat disana dari mulai air terjun, penangkaran penyu, talah lot, gua lalay, hingga pantai yang begitu mempesona... mari mencoba keujung genteng kalian akan merasakan suasana yang berbeda & kalian akan ketagihan melihat pemandanganya yang begitu indah..

Mencapai Ujung Genteng yang berjarak sekitar 220 kilometer dari Jakarta dan 230 kilometer dari Bandung, relatif mudah karena sudah banyak angkutan umum yang beroperasi. Waktu tempuh sekitar enam hingga tujuh jam perjalanan dengan kendaaran bermotor. Selain jalannya cukup mulus juga terdapat beberapa jalur alternatif yang dapat dilalui untuk menuju tempat tersebut.

curug cikaso ujung genteng...
Berbeda dengan air terjun kebanyakan yang hanya terdiri dari satu sampai dua air terjun tapi di curug cikaso ujung genteng ada tiga air terjun yang begitu menakjubkan dan begitu indah, perjalanan menuju curug cikaso sangat menarik, karena kalian akan diajak menyusuri sungai cikaso dengan menggunakan perahu tradisional. jarak yang harus ditempuh sangat dekat kurang lebih 500 meter.
biaya yang dikenakan untuk naik perahu Rp.10.000/ orang dan kapasitas maksimal perahu adalah 10 orang.


Sebenarnya, cikaso merupakan sebuah sungai yang berhulu di sukabumi utara, dan bermuara ke pantai selatan, daerah surade. menyusuri sungai ini, pemandangan yang terhampar tidak kalah bagus dengan menyusuri green canyon di pangandaran. mulai dari hulu hingga muaranya, air sungai cikaso mengaliri curaman tebing-tebing sehingga membentuk air terjun yang menakjubkan. jadi jika kalian masuk dalam kategori wisatawan yang takut akan ombak, singgahlah di air terjun ini akan menjadi alternatif menarik di ujung genteng. Jika anda sudah puas dengan pesona laut dan pantai, inilah lokasi yang tepat untuk berenang di air tawar karena airnya begitu jernih bahkan disaat hujan turun.

Penangkaran penyu.... 

Berwisata di kawasan laut seindah ujung genteng, kalian tidak akan hanya dibuai keindahan pemandangan semata. kalian juga bisa mencoba lebih dekat dengan "mereka" yang menjadi penghuni alam kawasan ini. salah satunya adalah penyu. hewan yang mirip dengan kura-kura ini disengaja dikembangbiakan di ujung genteng, tepatnya di pantai pangumbahan. pantai ini berjarak 5 km arah barat dari pantai ujung genteng, dan 70 km diselatan sukabumi. cobalah melakukan menyusuri pantai dengan berjalan kaki, menyisiri pantai akuarium, pantai cibuaya, hingga pantai pangumbahan.
  
kalian bisa melihat pelepasan anak penyu atau yang disebut dengan tukik pukul 5 sore setiap hari. pemilihan waktu pelepasan ini mempertimbangkan kondisi pasir laut yang tidak panas sehingga tidak merusak kantung cadangan makanan tukik di bagian bawah tubuhnya.

Tanah lot ujung genteng....
Pesona tanah lot di bali telah mampu menarik perhatian dunia. tapi siapa sangka kalau di jawa barat tepatnya di ujung genteng, ada panorama serupa yang tak kalah menarik dengan tebing-tebing karang yang menantang laut. karena itulah, tempat ini pun akhirnya menyandang julukan "tanah lot dari ujung genteng" mau bukti, coba singgah dan buktikan dengan mata kalian..

Gua Lalay....
Gua lalay bukanlah gua yang bisa dimasuki sembarang orang. gua ini dipenuhi oleh satwa yang oleh disebut warga sekitar adalah lalay alias kelelawar. jutaan kelelawar tinggal disini. secara fisik, kelelawar di gua ini memiliki perbedaan dengan kelelawar yang mungkin pernah kalian temukan. kelelawar ini memilki sejenis cula pada bagian hidungnya.

dari jutaan kelelawar yang hidup disini menurut cerita warga setempat, setidaknya ada 9 kelelawar putih yang dianggap sebagi ratu. mitosnya siapapun yang berkesempatan melihat kelelawar putih ini terbang keluar, keinginannya dapat terwujud. dari sembilan kelelawar putih yang ada, tidak semua keluar saat matahari terbenam berasama para rakyatnya.

kalian yang ingin melihat fenomena unik dimana gerombolan kelelawar ini keluar menjelang malam, bisa mencoba datang menjelang senja. namun demikian, disarankan untuk menghubungi juru kunci gua ini terlebih dahulu. dengan dibatasi pagar hingga menbuat kalian tidak bisa memasuki area gua. pada bagian depan ada kolam kecil yang kerap dijadikan tempat istirahat atau minum beberapa hewan liar...

datang dan lihatlah sendiri pemandangan ujung genteng yang begitu memukau mata kalian...

0 komentar:

Posting Komentar